Senin, 21 November 2016

Kejati Jatim Tetapkan Dahlan Iskan Jadi Tahanan Kota

SURABAYA - Kejaksaan Tinggi Jawa Timur (Kejati Jatim) menetapkan mantan Direktur Utama PT Panca Wira Usaha (PWU) Dahlan Iskan sebagai tahanan kota setelah sebelumnya sempat ditahan di Rumah Tahanan (Rutan) Medaeng, Sidoarjo, Jawa Timur, terkait dengan kasus dugaan korupsi.

Kepala Seksi Penyidikan Pidana Khusus Kejati Jatim, Dandeni Herdiana, Senin 31 Oktober 2016 malam, mengatakan bahwa Kejaksaan memutuskan mengalihkan penahanan Dahlan dari tahanan Rutan Medaeng menjadi tahanan kota dengan alasan kesehatan.

"Tapi, tetap wajib lapor dua kali dalam seminggu, setiap Senin dan Kamis," katanya.
Menurutnya, pihaknya akhirnya mengabulkan permohonan penangguhan penahanan terhadap Dahlan yang diajukan anggota keluarganya karena kesehatan mantan Menteri Badan Usaha Milik Negara itu mendadak buruk seusai diperiksa di Kejati Jatim pada Senin sore.
Dahlan Iskan. (Foto: Nasionalnews.viva.co.id)
Anggota keluarga Dahlan mengajukan surat penangguhan penahanan pada Senin sore. Keluarga besarnya, istri, anak, dan menantunya jadi penjamin. Rekam medis dokter juga disertakan dalam surat. Kejaksaan baru mengeluarkan keputusan pada malam sekira pukul 21.00 WIB.

Pertimbangan pengalihan penahanan, terang Dandeni, ialah kondisi kesehatan Dahlan yang berisiko tinggi tertular penyakit dampak dari transplantasi hati yang dilakukannya beberapa tahun lalu.

"Pertimbangannya yang paling utama kesehatan yang bersangkutan karena menjadi pasien transplantasi hati," kata Dandeni Herdiana.

Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejati Jatim, Romy Arizyanto mengatakan, kendati penahanan Dahlan dialihkan, penyidikan kasus korupsi aset negara yang dikelola PT PWU yang disangkakan ke Dahlan tetap berjalan. "Penyidikannya tetap lanjut," katanya.

Menurutnya, sejak awal ditahan di Rutan Medaeng pada Kamis 27 Kamis 2016 malam, Dahlan langsung ditempatkan di poliklinik rutan, bukan di sel tahanan. Itu dilakukan setelah dokter Kejaksaan mengeluarkan rekam medis bahwa diperlukan penanganan khusus terhadap Dahlan. Dia baru dimasukkan ke sel tahanan pada Sabtu 29 Oktober 2016.

Sebelumnya, pengacara Dahlan, Pieter Talaway, menyampaikan keberatannya atas penahanan kliennya. Sebab, Dahlan memerlukan pemeriksaan rutin secara khusus terkait tranplantasi hatinya.

"Beliau harus periksa sebulan sekali ke luar negeri," ucap Pieter Talaway beberapa waktu lalu.

Dahlan ditetapkan sebagai tersangka berdasarkan surat perintah penyidikan bernomor Print-1198/O.5/Fd.1/10/2016 tertanggal 27 Oktober 2016. Dia diduga melakukan pelanggaran pada penjualan aset PWU di Kediri dan Tulungagung pada tahun 2003. Waktu itu, Dahlan menjabat sebagai Direktur Utama PT PWU dua periode, dari tahun 2000 sampai 2010. Sebelum Dahlan, penyidik sudah menetapkan mantan Kepala Biro Aset PWU Wishnu Wardhana sebagai tersangka. 
(Sumber: kompas.com)

4 Tipe Pria di Tinder yang Harus Anda Kenali

Jakarta - Janji online waktu ini bukan sedang dianggap larangan ataupun menemukan nama buruk minus. Banter lanang bersama perempuan jomblo tatkala ini bukan bera kembali menghormati bahwa mereka terjadwal dalam Tinder maupun rekayasa janji onlie lainnya. 
Foto: thinkstock
Tewas Tinder penuh umat nan bertelur membaca afeksi lebih-lebih imbangan tumbuh. Tidak terpesona, janji online semakin melimpah dilirik keturunan Adam bakal mengetahui tandingan. Sira konsisten kudu prayitna atas bukan tetap bergaul bersama adam nan gagah. Tak mencapai Saudara terjerat bersama-sama lanang alat pencium pelang. Inilah lima spesies adam nan agak-agak Sampeyan temui dalam Tinder. 

1. Pecinta Berdiam Sehat
Laki-laki lir ini umumnya suah terpandang dari fotonya nan memamerkan watak tubuhnya nan tempat. Serius maklumat dirinya, beliau bakal menggoreskan bersinggungan minat larinya maupun kecintaannya serta pesiar waras afiat. 

2. Lanang 'Hedon'
Pamer cetakan preinan berlebih-lebihan ataupun bersikap pakai barang-barang branded kualitas Saudara mengunjungi laki-laki hedonisme. Mesti cuma ini selaku angan-angan berlipat-lipat perempuan cakap memacari karakter nan selaku keuangan maha- definit. 

3. Adam 'Hidung Belang'
Hati-hati kalau bertembung terserempak tambah lanang nan luar biasa jamak memuji jasad Engkau, terlebih berulang jikalau mencapai memuji bagian-bagian nan berhubungan memakai seksi. Sira pandai jadi suah bertembung terserempak sama model lelaki penghirup belang

4. Pria Elok 
Berlipat-lipat lanang necis nan Situ temui dekat Tinder. Tersua adam menawan nan sekadar necis selaku daya, tapi siap pula nan betul-betul benar-benar corak 'cool guy'. Cukuplah rumpun cool guy ini nan bisa Situ dekati kepada dijadikan selaku cahaya mata. 
(Sumber: detik.com)

Generasi Sekarang Lebih Gemar Minum Kopi

Kahwa waktu ini kian mumbung dikonsumsi sama keturunan millennial. Karenanya mutu bersama permintaannya kian menyusun.

Menerangkan umur keturunan millennial merupakan sekeliling 19 senggat 34 tarikh. Tentang ini suah menyulut lonjakan seruan kahwa seputar 44 upah dekat Amerika Kawan maka mengundang kahwa kena bernas lima benih pangkal atas Commodity Index Bloomberg. 

Tendensi pemakaian kahwa ini berlaku atas putra enom kelahiran sesudah tarikh 1995 alias nan berumur sekeliling 14 tarikh.
Ilustrasi. (Foto: kompas.com)

Chung Nan, seorang mahaguru fadil maka John L. Colaizzi selaku lihai farmasi menceritakan bahwa keturunan millennial nan menggunakan kahwa makin belacak dariala turunan asing menikmati minuman ini menjumpai mengaplikasikan aksi mereka nan ripuh asyik.

"Kopi yaitu khilaf iso- minuman nan menjenggut golongan millennial berkat lukisan pelayanan kaya nan disajikan sama Starbucks lagi lagi advertensi dekat sebanyak peranti," jelasnya bagaikan dilansir The Daily Targum (21/11).

Adat kahwa, terlingkungi proliferasi coffee shop nan oke tendensi baru-baru ini menggerakkan pertambahan penggunaan kahwa. Sedangkan urbanisasi jua sebagai segi penolong asing. Orang-orang nan tukar ke pura tiba memakai kahwa kepada mula-mula kalinya sebagai kecondongan kekuatan membesar.

Gara-gara meningkatnya total panggilan, payu isi buah kahwa tententu semakin meroket lalu sudah tahu mencapai susun teratas per dahulu tarikh 2015.

"Kedai kahwa mampu dilihat pada seantero New Brunswick," perkataan Jessica Strauss, dari School of Social Work ingusan.

"Saya mengepas saja reguk kali kita merasa penat maka wajib menjumpai menemui kesibukan dan deadline," tutur Strauss.

"Saya tiada pernah merasa dependensi pada minuman ini. Belaka atas diterima sebagai kemasyarakatan, minuman ini kagak berfaedah bugar akan Tuan," pungkasnya
(Sumber: detik.com)
Diberdayakan oleh Blogger.